Ketika sebuah perangkat terinfeksi malware, ancaman sebenarnya sering kali tidak berhenti di satu komputer saja. Dalam banyak kasus, malware akan mencoba berpindah ke perangkat lain di jaringan yang sama. Teknik ini dikenal sebagai lateral movement.
Lateral movement adalah proses ketika penyerang atau malware bergerak dari satu sistem ke sistem lain setelah berhasil masuk ke jaringan. Tujuannya bisa bermacam-macam, mulai dari mencuri data, mengambil alih server, menyebarkan ransomware, sampai mendapatkan akses penuh ke seluruh infrastruktur perusahaan.
Bagi pengguna rumahan maupun organisasi, memahami lateral movement sangat penting karena satu perangkat yang lemah dapat menjadi pintu masuk untuk menyerang banyak perangkat lainnya.



